Pemimpin itu... Tak Masalah Turun Jabatan



PEMIMPIN yang baik akan tetap jadi panutan, meski sudah tidak mengemban jabatan penting lagi. Alhamdulillah, keteladanan kepemimpinan Prof Din Syamsuddin sungguh luar biasa.

Setelah lengser dari pucuk pimpinan PP Muhammadiyah, guru besar kami di Fisip UIN ini malah menjadi Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Pondok Labu, Jaksel.

Sepertinya buat beliau tak masalah turun kasta dari atas ke bawah. Karena, di kepengurusan PRM Pondok Labu, seperti saya baca dari status dosen saya Dr Shobahussurur, ternyata banyak figur penting tidak hanya Pak Din saja.

Ada Prof Jimly Ashiddiqie juga menjadi penasihat, dan beberapa figur penting sepeti Prof Ryas Rasyid, Anies Baswaedan, Rully Choirul Azwar, Adi Sasono, dan Henri Yosodiningrat.

Begitulah, kepemimpinan seseorang dapat diukur dengan cara yang sederhana, apakah anak buahnya masih loyal dan respek terhadap dia ketika sudah tidak menjabat. Nah, sebaliknya jika ada pemimpin yang masih menjabat saja sudah tidak banyak yang respek, apakah dia pantas disebut pemimpin?

Duriat sebuah kata berarti Cinta, Duriat juga sebuah nama.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »